Kabar & Aktivitas

Tulisan Anggota

Tulisan Anggota

Pentingnya Landasan Hukum dalam Sebuah Pernikahan

“Banyak sekali orang mau sidang cerai tadi di Pengadilan Agama, Bu,” celoteh seorang teman ketika kami berjumpa beberapa hari lalu. Di lain waktu, penulis pernah mendengar penyataan seorang narasumber pada suatu seminar, “Akibat tuntaun emansipasi wanita saat ini semakin banyak terjadi perceraian.” Penulis tidak akan membahas atau memberi penilaian siapa benar dan salah dalam hal ini. Namun mari bersama kita flashback niat dan tujuan ketika memutuskan menikah dengan pasangan kita (suami atau...

Fammindonesia 02 Jul 2026
Pemberdayaan Perempuan dengan Disabilitas di Bojonegoro
Tulisan Anggota

Pemberdayaan Perempuan dengan Disabilitas di Bojonegoro

Di wilayah pedesaan seperti Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, keluarga yang memiliki anak dengan disabilitas sering menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Meskipun ada sebagian orang tua yang sudah memahami cara mendampingi tumbuh kembang anak dengan disabilitas secara optimal, banyak yang masih kesulitan karena keterbatasan informasi, pendidikan, dan akses layanan. Faktor ekonomi turut memperburuk kondisi, membuat proses penerimaan dan pengasu...

Fammindonesia 14 Aug 2025
Tulisan Anggota

Siapa Peduli Aku

Ajari aku pahami keberagaman Agar kita bias saling menghargai Kulit putih cantik berpenis berambut panjang Itu pilihannya Gerak maskulin di rupaindahnya Itu pun anugerahnya Ajari aku pahami semua Adakah yang menjual stigma dan diskriminasi di dalam etalase cantik Bolehkah aku membeli dan membawanya pulang Membingkainya dalam pigura cantik Agar orang orang memandang juga takjub Bahwa yang terstigma adalah juga manusia karena di mata ya...

Fammindonesia 25 May 2025
Berta Cáceres; Nihilnya Perlindungan Aktivis Perempuan
Tulisan Anggota

Berta Cáceres; Nihilnya Perlindungan Aktivis Perempuan

Pada tanggal 3 Maret 2016, dunia kehilangan salah satu pahlawan lingkungan terkemuka, Berta Cáceres. Sebagai seorang aktivis lingkungan dan pemimpin suku Lenca di Honduras, Berta mengabdikan hidupnya untuk memperjuangkan hak-hak pribumi dan melindungi lingkungan hidup. Namun, takdir tragis menimpanya ketika ia dibunuh di rumahnya oleh orang tak dikenal. Kematian Berta Cáceres bukan hanya sebuah kehilangan bagi Honduras, tetapi juga pukulan bagi p...

Fammindonesia 15 Mar 2024
Tulisan Anggota

Kacamata: Standar Kecantikan dan Penerimaan Diri

Memutuskan untuk akhirnya menggunakan kacamata itu tidak singkat. Setelah hampir empat tahun menyadari bahwa penglihatan saya mengalami penurunan saya tidak langsung sigap memutuskan menggunakan kacamata, bahkan berkonsultasi dengan dokter mata itu tidak sama sekali.  Waktu jua lah yang membuat saya menyerah. Hal ini karena lambat laun saya merasa tidak bisa produktif melakukan aktivitas dengan laptop, pad dan telepon genggam dengan nyaman. Sela...

Fammindonesia 14 Aug 2023
Tulisan Anggota

Merayakan Kehilangan

Kehilangan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Saat seseorang meninggalkan dunia ini, saat hubungan berakhir, atau saat harapan hancur, kita sering merasa perasaan kehilangan yang dalam. Namun, apakah mungkin untuk melihat sisi terang dari kehilangan? Apakah kita dapat merayakan momen-momen sulit ini dengan cara yang konstruktif dan mendalam? Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep kontroversial tetapi kuat: merayakan ke...

Fammindonesia 04 Aug 2023
Tulisan Anggota

Review Buku: Jatuhnya Sang Imam

Nawal El Saadawi, seorang feminis dan aktivis hak asasi manusia terkenal, dengan tajam mengkritik institusi agama dan kekuasaan politik dalam Buku Jatuhnya Sang Imam. Sehingga pantas jika ini merupakan karya yang kontroversial dan provokatif karena mengangkat isu-isu sosial dan politik yang kompleks di dunia Arab.  Mustafa al-Faqih adalah seorang imam yang dikisahkan dalam buku. Ia pada awalnya dianggap sebagai seorang pemimpin spiritual yang ku...

Fammindonesia 20 Apr 2023
Tulisan Anggota

Review Buku: Perempuan di Titik Nol; Perjuangan dan Pembebasan Perempuan

Buku progresif yang diberi judul Perempuan di Titik Nol ini  adalah sebuah karya yang menghadirkan realitas kehidupan perempuan di Mesir, terutama dalam konteks perjuangan dan pembebasan.  Ditulis oleh seorang dokter dan aktivis feminis Mesir, Nawal El Saadawi,  buku ini telah menampar saya dengan memberikan refleksi kritis atas realitas ketidaksetaraan gender yang dialami perempuan dan upaya perempuan untuk merebut kembali dan memperjuangkan ke...

Fammindonesia 08 Mar 2023
Tulisan Anggota

5 Alasan RUU PPRT Layak Disahkan

Beberapa pekan lalu khalayak melakukan kampanye secara online maupun offline di Gedung DPR RI maupun DPRD di beberapa kota untuk menyuarakan pengesahan Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga atau disingkat RUU PPRT. Pertama, PRT adalah hal yang jarang dibicarakan padahal dekat dengan kehidupan kita. Meski datang dari desa, sehari-hari saya mengenal pekerjaan seorang PRT. Setidaknya ada beberapa orang dalam satu RT (Rukun Tetang...

Fammindonesia 28 Feb 2023
Tulisan Anggota

Sejarah Hari Perempuan Internasional

International Women’s Day yang disingkat IWD atau Hari Perempuan Internasional adalah hari di mana perempuan diakui atas prestasi mereka tanpa memandang adanya konflik, baik secara nasional, etnis, linguistik, budaya, ekonomi maupun politik, sekaligus melihat lebih dalam berbagai permasalahan yang masih dihadapi perempuan. Perjalanan lahirnya International Women’s Daypun memiliki perjalanan yang cukup panjang. IWD pertama diinisiasi oleh Partai S...

Fammindonesia 09 Mar 2022
Tulisan Anggota

Feminism for all

Ringkasan dari video Feminism for all oleh Kamla Basin. Video dapat ditonton di https://www.youtube.com/watch?v=HmmvM1NOI1s I’m a feminist and I do not hate men or women who are not feminist. Today, a young woman can dream of playing football, young woman can come from Kashmir and go to university. We didn’t get this as charity from anywhere; we got it because people work for it. In Harvard University after men got admission, it took 237 years fo...

Fammindonesia 04 Jan 2022
Tulisan Anggota

Hari Pergerakan Perempuan Indonesia

Kongres Perempuan pertama yang digelar pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta menjadi tonggak sejarah pergerakan perempuan di Indonesia. Kongres Perempuan pertama ini membahas beberapa agenda diantaranya adalah perkawinan anak, pentingnya hukum perkawinan yang melindungi perempuan dan anak, akses pendidikan bagi perempuan, hak politik serta perlindungan bagi perempuan pekerja. Penggerak Kongres Perempuan Indonesia ini diprakarsai oleh Ny. Soekonto,...

Fammindonesia 22 Dec 2021