Hak Perempuan Adat atas Wilayah dan Kekayaan Alam

Masyarakat adat secara umum menghargai dan menggantungkan hidup dari sumber alam yang ada di gunung dan di sungai. Berbeda dengan masyarakat modern yang memandang alam sebagai hal yang harus ditaklukan dengan berbagai cara, sehingga terciptalah ekspansi yang tidak terkendali. Posisi perempuan adat memainkan peran kunci di kampung-kampung secara politik, sosial, ekonomi, kesehatan dan budaya. Ruang hidup sekaligus ruang kuasa perempuan adat dim...
Read More

Ulasan Buku Studi Kasus FAMM Indonesia “Solidaritas, Keamanan dan Kekuatan”

Oleh Apriyanti Marwah “Solidaritas, Keamanan dan Kekuatan” Buku ini ditulis oleh Jethro Pettit, Editor : Alexa Bradley & Annie Holmes, kontribusi utama oleh : JASS Asia Tenggara, Anggota FAMM, Dina Lumbantobing, Nani Zulminarani, Marusia Lopez dan Carrie Wilson. Buku ini hadir berdasarkan pada refleksi  yang luas, kesaksian, dan input yang tertulis dari anggota FAMM dan pendukung lainnya. Melalui wawancara, lokakarya, sebuah proyek riset, blog, dan dokumen seperti proposal da...
Read More

“Kami Ambil Kembali Ibu Pertiwi!”

Narahubung: Niken Lestari HP. 0818.845.250 E-mail. famm.indonesia@gmail.com PERNYATAAN PERS “Kami Ambil Kembali Ibu Pertiwi!” Organized by JASS Southeast Asia and FAMM Indonesia JASS (Just Associates) dan Forum Aktivis Perempuan Muda (FAMM Indonesia) telah berhasil berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan berdampingan dengan hajatan besar United Nations World Conference on Indigenous Peoples (WCIP), suatu kegiatan tingkat internasional yang  dilakukan di Markas PBB, New York, AS pada ta...
Read More