Pernyataan Sikap Merespon Pernyataan Walikota Depok

FAMM Indonesia memprotes pernyataan Walikota Depok, Jawa Barat Mohammad Idris di media massa dan elektronik tentang rencana melakukan razia terhadap kos dan apartemen di Depok dan membentuk Crisis Center untuk menghalangi aktivitas kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Dalam responnya terkait pemberitaan media, Walikota Depok, menyanggah rencana tersebut tetapi menekankan bahwa ada upaya pembinaan dan penertiban bagi kelompok LGBT karena dianggap melanggar norma sosia...
Read More

Menolak Diskriminasi dan Penindasan

PERS RELEASE MENOLAK DISKRIMINASI DAN PENINDASAN TERHADAP KOMUNITAS MINORITAS Pernyataan Menteri riset dan pendidikan tinggi kepada publik bahwa , ”Kampus itu adalah penjaga moral. LGBT tidak boleh masuk kampus karena tidak sesuai dengan nilai dan kesusilaan bangsa Indonesia,” justru dengan jelas beliau menunjukkan tidak memberikan ruang pendidikan bagi komunitas minoritas di Indonesia. Pernyataan ambigu ini dapat dengan mudah disalah sangka bahwa seseorang karena orientasi seksual, ekspresi gen...
Read More

Pernyataan Sikap Bersama Mengecam Intimidasi IDAHOT di Malang

Pernyataan Sikap Bersama Mengecam Tidakan Intimidasi, Pembiaran Aparat Kepolisian dalam Rangka Peringatan Hari Internasional Melawan Homofobia, Transfobia dan Bifobia di Malang Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Surabaya, Kojigema Institut (KI), FAMM Indonesia, mengecam tindakan Intimidasi yang dilakukan oleh Ormas FPI terhadap pengurus Kojigema Institut (KI) yang sendang berencana menyelenggarakan talkshow bertema “Celebrate Our Gender” dalam rangka memperingati Ha...
Read More