Ulasan Buku Studi Kasus FAMM Indonesia “Solidaritas, Keamanan dan Kekuatan”

Oleh Apriyanti Marwah “Solidaritas, Keamanan dan Kekuatan” Buku ini ditulis oleh Jethro Pettit, Editor : Alexa Bradley & Annie Holmes, kontribusi utama oleh : JASS Asia Tenggara, Anggota FAMM, Dina Lumbantobing, Nani Zulminarani, Marusia Lopez dan Carrie Wilson. Buku ini hadir berdasarkan pada refleksi  yang luas, kesaksian, dan input yang tertulis dari anggota FAMM dan pendukung lainnya. Melalui wawancara, lokakarya, sebuah proyek riset, blog, dan dokumen seperti proposal da...
Read More

Pernyataan Sikap Forum Aktivis Perempuan Muda Indonesia Terhadap Diskriminasi Masyarakat Papua

    Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kekerasan tinggi dan memiliki catatan pelanggaran HAM yang panjang. Kasus terakhir adalah persekusi terhadap Mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa di Malang (15 Agustus 2019), Surabaya (17 Agustus 2019),  dan  Semarang (18 Agustus 2019) yang dilakukan oleh sebagian masyarakat dan ormas. Aksi kekerasan berupa pengeroyokan dan penganiayaan tersebut menimbulkan kekecewaan dan kemarahan masyarakat Papua yang ditunjukkan d...
Read More

MBI ; Teman Baru dan Percaya Diri Baru

Oleh Apriyanti MarwahSeorang feminis muda, telah menyelesaikan Program Studi Master of Public Administration dan merupakan Staf Program & Knowledge Managemenf FAMM Indonesia. Tertarik pada literasi media, konten dan kebijakan yang ramah pada perempuan. Tahun 2014 merupakan salah satu tahun berkesan bagi pekerja perempuan bernama Munarsih (akrab dipanggil Asih) karena berkesempatan mengikuti pelatihan MBI (Movement Building Initiative) yang diselenggarakan oleh , didukung oleh JASS-SEA, ...
Read More

Tya: Dari Korban menjadi Pendamping Pemberdayaan Perempuan Muda

Ruangan sesaat hening, hanya ada satu suara bercerita tentang pengalaman mendampingi perempuan-perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Isak tangis lirih terdengar dari kanan dan kiri, saya bisa merasakannya sebagai tangisan empati dan simpati. Saya pun menangis, tangisan lara yang dulu pada saat remaja pernah saya rasakan. Ingatan saya melayang ke waktu ketika saya berada di kelas dua SMA, menjelang ujian semester kedua, Ayah yang telah lama tidak pulang ke rumah, yang saya nanti-n...
Read More

Menguatkan Gerakan Perempuan; Mulai Dari Memulihkan Diri

Seringkali, keterbatasan justru mendatangkan peluang. Setidaknya, ini pernah terjadi kepada Ajeng, perempuan kelahiran Jember ini. Awalnya, Rumah Perempuan Jember, tempatnya beraktivitas menjadi relawan, mendapatkan undangan untuk mengirimkan staf sebagai partisipan pada agenda Movement Building Initiative (MBI) yang dilakukan FAMM Indonesia di Malang. Saat itu, semua staf tidak ada yang bisa mewakili, karena memang jumlah staf sangat terbatas,hanya beberapa orang, akhirnya si sukarelawan lah ya...
Read More

Berkomitmen dan Bekerja dengan Perspektif Keadilan

Empat tahun lalu, aku mengenalnya dengan panggilan Mayi, pertama kali berkenalan dalam sebuah pertemuan untuk peningkatan kapasitas perempuan muda Indonesia. Rasanya tak perlu menanyakan siapa nama lengkapnya, untuk bisa bersenda gurau, berakrab ria layaknya sudah lama saling mengenal. Aku tahu namanya setelah beberapa tahun setelah pertemuan itu, Mariamah Achmad. Perempuan berkulit coklat dan suka sekali tersenyum ini, mulai terlibat dalam Forum Aktivis Perempuan Muda (FAMM) Indonesia tahun 2...
Read More