Movement Building Initiative

FAMM Indonesia didukung oleh Just Associates South East Asia (JASS-SEA) bekerja sama dengan Seknas PEKKA dan HIVOS, telah menyelenggarakan lokakarya “Refleksi dan Revitalisasi Gerakan Perempuan dan Feminis Muda di Indonesia dan Timor Leste”.  Kegiatan dilangsungkan pada bulan Juni 2007 di Bogor, Jawa Barat dan dihadiri 35 orang aktivis dan feminis muda dari 21 provinsi di Indonesia dan Timor Leste.  Lokakarya tersebut bertujuan untuk menjawab pertanyaan reflektif tentang ”siapa dan di mana posisi kaum feminis sekarang di Indonesia dan Timor Leste, apa yang telah dicapai, khususnya dalam relasi gender dan kekuasaan”.

Sebagai tindak lanjut semiloka yang pertama ini, kemudian diselenggarakan kegiatan kedua berupa semiloka peningkatan kapasitas feminis muda pada tanggal 18-23 Agustus 2008, di Jakarta.  Semiloka ini bertujuan untuk refleksi pengalaman lapang peserta setelah lebih dari setahun pertemuan feminis muda di Bogor, melatih peserta tentang strategi, pendekatan dan metodologi pengorganisasian perempuan di tingkat akar rumput, dan mengembangkan strategi re-generasi feminis muda dalam gerakan perempuan di Indonesia.  Semiloka dihadiri 26 orang alumni semiloka pertama dari seluruh Indonesai dan Timor Leste Pada kesempatan ini juga diadakan dialog antar generasi Perempuan Indonesia yang selain diikuti oleh 26 peserta dan dihadiri oleh 20 aktivis perempuan senior dari beberapa kawasan di Indonesia.

Diskusi yang berkembang di semua kegiatan tersebut menggaris bawahi beberapa hal penting antara lain adalah tentang kesenjangan yang muncul dalam gerakan perempuan.  Kesenjangan terjadi meliputi berbagai dimensi termasuk kesenjangan antar generasi, lingkup wilayah, isu dan pendekatan dalam bekerja.  Hal ini berdampak pada proses re-generasi dan kaderisasi yang tidak berjalan dengan efektif.  Selain itu, lambatnya proses pengorganisasian yang dilakukan di tingkat basis, menyebabkan gerakan perempuan masih dianggap sebagai gerakan elit kelompok perempuan kelas menengah dan perkotaan.  Jurang pemisah antara kegiatan pengorganisasian perempuan di akar rumput dengan kegiatan pergerakan perempuan lainnya juga dirasakan masih menjadi halangan.

Tujuan besar dari MBI adalah menciptakan arena refleksi dan pembelajaran bersama antar berbagai generasi feminis agar dapat saling menguatkan dan saling mengisi dalam perannya masing-masing. MBI terdiri dari 4 modul utama yaitu:

Modul 1. Refleksi tentang gerakan perempuan di Indonesia

Modul 2. Memahami konteks

Modul 3. Prinsip dasar gerakan perempuan

Modul 4. Membangun gerakan perempuan

Modul 5. Arah kedepan, merencanakan membangun gerakan perempuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *