Harus Berani Memulai Usaha

FAMM Indonesia bekerjasama dengan Korps PMII Puteri Jawa Barat mengadakan webinar dengan tema “Berdaya secara Kolektif melalui Kreativitas Usaha - Seputar Inovasi Kelompok dan Individu” melalui Zoom Meeting pada tanggal 11 Juli 2020 dengan peserta 32 orang dan 80% adalah perempuan muda. Niken Lestari sebagai Koordinator FAMM Indonesia yang memiliki usaha dibidang jasa transkrip dan Seliani sebagai Guru Masyarakat Adat yang menjadi Tim Unit Usaha PEREMPUAN AMAN PHD Lou Bawe dipercaya...
Read More

MBI ; Teman Baru dan Percaya Diri Baru

Oleh Apriyanti MarwahSeorang feminis muda, telah menyelesaikan Program Studi Master of Public Administration dan merupakan Staf Program & Knowledge Managemenf FAMM Indonesia. Tertarik pada literasi media, konten dan kebijakan yang ramah pada perempuan. Tahun 2014 merupakan salah satu tahun berkesan bagi pekerja perempuan bernama Munarsih (akrab dipanggil Asih) karena berkesempatan mengikuti pelatihan MBI (Movement Building Initiative) yang diselenggarakan oleh , didukung oleh JASS-SEA, ...
Read More

Tya: Dari Korban menjadi Pendamping Pemberdayaan Perempuan Muda

Ruangan sesaat hening, hanya ada satu suara bercerita tentang pengalaman mendampingi perempuan-perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Isak tangis lirih terdengar dari kanan dan kiri, saya bisa merasakannya sebagai tangisan empati dan simpati. Saya pun menangis, tangisan lara yang dulu pada saat remaja pernah saya rasakan. Ingatan saya melayang ke waktu ketika saya berada di kelas dua SMA, menjelang ujian semester kedua, Ayah yang telah lama tidak pulang ke rumah, yang saya nanti-n...
Read More

Reflection of Who We Are

On 10-11 December 2015, FAMM-Indonesia supported by JASS organized a reflection on our work for the past 3 years. It was 2-days intensive meeting attended by management team and sub-national representatives and facilitated by Valerie Miller, our friend from JASS and Coady Institute. We also had Chan Kunthea from JASS-SEA who helped with minutes of the meeting. We asked ourselves about our works in our organizations and how it contribute to FAMM-Indonesia work. Below is the summary of our discus...
Read More

Melawan Kekerasan dengan Membangun Ruang Aman

27 September 2015 menjadi momen yang tak terlupakan bagi Wara Aninditari Larascintya Habsari atau yang sering dipanggil Ayash. Dia dihubungi oleh Ketua Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta Timur untuk mengisi kelas advokasi berbasis gender. “Aku sempat deg-degan karena dia bilang pelatihan ini untuk memberi landasan pengembangan kajian perempuan oleh kader Muhammadiyah," ujarnya. Acara yang digelar selama 3 hari ini diberi judul "Konstruksi Jati Diri IMMawati: filterisasi terhadap kapitalisme global"...
Read More

Kami Bukan Malaikat, Kami Bukan Penjahat

Oleh: Maria Mustika Menjadi perempuan yang feminis Bagaimana kita berbicara mengenai seksualitas kita sebagai perempuan? Tentu saja sulit sekali. Kata seks memiliki konotasi porno nan jorok dan membicarakannya menjadikanmu berpikiran jorok. Dengan alasan itulah perempuan ditabukan membahas (bahkan) seksualitasnya sendiri, dilarang membicarakan kelamin sendiri. Karena perempuan yang suka dengan “seks” adalah perempuan murahan dan tidak bermoral. Minimal, itulah yang dipercaya dalam masyarakat k...
Read More