Pernyataan Sikap ; Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa Ternate

Pernyataan Sikap Forum Aktivis Perempuan Muda Indonesia (FAMM-I)   Pernyataan sikap dibuat untuk menyikapi Kasus Pelecehan Seksual dalam bentuk Verbal pada 2 Desember 2019 lalu,  yang dilakukan oleh oknum aktivis  mahasiswa Ternate pada unggahan foto yang memperlihatkan suasana diskusi dengan caption “Lebih baik terjerat dalam kasus pemerkosaan dari pada memecahkan NKRI, Demokrasi tak pernah gagal”. Pada akun facebooknya yang berujung pada sikap merendahkan martabat korban kek...
Read More

Pernyataan Sikap merespon Karhutla Sumatera – Kalimantan

Pernyataan Sikap Pernyataan Sikap merespon Karhutla Sumatera - Kalimantan Forum Aktivis Perempuan Muda Indonesia (FAMM-I) 18 September 2019 Sepanjang tahun 2019 kebakaran hutan dan lahan terjadi di hampir seluruh provinsi di Indonesia.  Enam dari 28 Provinsi yang mengalami kebakaran hutan dan lahan tergolong dalam kategori provinsi darurat kebakaran hutan. Keenam provinsi tersebut diantaranya Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Berda...
Read More

Pernyataan Sikap Forum Aktivis Perempuan Muda Indonesia Terhadap Diskriminasi Masyarakat Papua

    Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kekerasan tinggi dan memiliki catatan pelanggaran HAM yang panjang. Kasus terakhir adalah persekusi terhadap Mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa di Malang (15 Agustus 2019), Surabaya (17 Agustus 2019),  dan  Semarang (18 Agustus 2019) yang dilakukan oleh sebagian masyarakat dan ormas. Aksi kekerasan berupa pengeroyokan dan penganiayaan tersebut menimbulkan kekecewaan dan kemarahan masyarakat Papua yang ditunjukkan d...
Read More

SAVE OUR SISTER-Nyalakan Cahaya Yuyun

Pada tahun 2015 Indonesia dinyatakan darurat kekerasan perempuan oleh Komnas Perempuan sebagai respon dari meningkatnya kekerasan terhadap perempuan sejak 2010. Kekerasan seksual tercatat sebagai bentuk kekerasan terhadap perempuan tertinggi sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, terutama merujuk pada tahun 2015 di mana terjadi 1.657 kasus pemerkosaan. Catatan Komnas Perempuan menunjukkan kekerasan seksual terhadap perempuan terus terjadi di berbagai tempat di Indonesia dan menekankan pentingnya ke...
Read More

PEREMPUAN BERCERITA, PEREMPUAN BERDAYA KENAPA TIDAK BOLEH?

Pers release Sepertinya perbaikan demokrasi yang selama ini dilakukan masih sekedar manis dalam laporan tahunan belaka, karena belum lama ini demokrasi kembali diabaikan, penegakan hukum timpang dan rasa aman warga negara tidak lagi menjadi pertimbangan. Selang sekitar satu bulan sejak pembubaran paksa Festival Belok Kiri di Jakarta oleh kelompok Aswaja, kasus serupa terulang lagi di Yogyakarta oleh FUI. Kegiatan seni Ladyfast yang rencananya akan digelar selama 2 hari (2 dan 3 April 2016) di k...
Read More

Menolak Diskriminasi dan Penindasan

PERS RELEASE MENOLAK DISKRIMINASI DAN PENINDASAN TERHADAP KOMUNITAS MINORITAS Pernyataan Menteri riset dan pendidikan tinggi kepada publik bahwa , ”Kampus itu adalah penjaga moral. LGBT tidak boleh masuk kampus karena tidak sesuai dengan nilai dan kesusilaan bangsa Indonesia,” justru dengan jelas beliau menunjukkan tidak memberikan ruang pendidikan bagi komunitas minoritas di Indonesia. Pernyataan ambigu ini dapat dengan mudah disalah sangka bahwa seseorang karena orientasi seksual, ekspresi gen...
Read More