Tya: Dari Korban menjadi Pendamping Pemberdayaan Perempuan Muda

Ruangan sesaat hening, hanya ada satu suara bercerita tentang pengalaman mendampingi perempuan-perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Isak tangis lirih terdengar dari kanan dan kiri, saya bisa merasakannya sebagai tangisan empati dan simpati. Saya pun menangis, tangisan lara yang dulu pada saat remaja pernah saya rasakan. Ingatan saya melayang ke waktu ketika saya berada di kelas dua SMA, menjelang ujian semester kedua, Ayah yang telah lama tidak pulang ke rumah, yang saya nanti-...
More

Berkomitmen dan Bekerja dengan Perspektif Keadilan

Empat tahun lalu, aku mengenalnya dengan panggilan Mayi, pertama kali berkenalan dalam sebuah pertemuan untuk peningkatan kapasitas perempuan muda Indonesia. Rasanya tak perlu menanyakan siapa nama lengkapnya, untuk bisa bersenda gurau, berakrab ria layaknya sudah lama saling mengenal. Aku tahu namanya setelah beberapa tahun setelah pertemuan itu, Mariamah Achmad. Perempuan berkulit coklat dan suka sekali tersenyum ini, mulai terlibat dalam Forum Aktivis Perempuan Muda (FAMM) Indonesia tahun...
More

PEREMPUAN BERCERITA, PEREMPUAN BERDAYA KENAPA TIDAK BOLEH?

Pers release Sepertinya perbaikan demokrasi yang selama ini dilakukan masih sekedar manis dalam laporan tahunan belaka, karena belum lama ini demokrasi kembali diabaikan, penegakan hukum timpang dan rasa aman warga negara tidak lagi menjadi pertimbangan. Selang sekitar satu bulan sejak pembubaran paksa Festival Belok Kiri di Jakarta oleh kelompok Aswaja, kasus serupa terulang lagi di Yogyakarta oleh FUI. Kegiatan seni Ladyfast yang rencananya akan digelar selama 2 hari (2 dan 3 April 2016) di...
More

Buka dan Bicarakan Mitos!

Oleh: Alifatul Arifiati ”Barangsiapa memegang alat kelaminnya sendiri, niscaya matanya akan minus, konsentrasi hafalan menjadi buyar dan lututnya akan keropos.” Paham ini populer di kalangan pesantren. Akibatnya, banyak santri perempuan merasa malu dan berdosa saat diminta membicarakan alat reproduksi mereka. Konon, ia didasari atas cerita Sayyidina Ali bin Abi Thalib, sahabat nabi, yang memiliki tulisan tangan yang sangat indah. Konon karena beliau tidak pernah memegang alat kelaminny...
More