Menguatkan Gerakan Perempuan; Mulai Dari Memulihkan Diri

Seringkali, keterbatasan justru mendatangkan peluang. Setidaknya, ini pernah terjadi kepada Ajeng, perempuan kelahiran Jember ini. Awalnya, Rumah Perempuan Jember, tempatnya beraktivitas menjadi relawan, mendapatkan undangan untuk mengirimkan staf sebagai partisipan pada agenda Movement Building Initiative (MBI) yang dilakukan FAMM Indonesia di Malang. Saat itu, semua staf tidak ada yang bisa mewakili, karena memang jumlah staf sangat terbatas,hanya beberapa orang, akhirnya si sukarelawan lah ya...
More

Kepemimpinan Perempuan Pekerja Rumah Tangga

“Sebenarnya, bersentuhan dengan gerakan perempuan adalah hal yang tak pernah terpikirkan akan jadi jalan hidup sebelumnya,” ujar Alvi, 32 tahun. Ia memulai penuturannya tentang awal mula bersinggungan dengan isu perempuan sejak beberapa kali ikut diskusi yang diselenggarakan oleh Institut Pelangi Perempuan di Jakarta sekitar tahun 2006 dan kemudian salah satu cerpennya Ketika Langit Senja masuk sebagai pemenang dalam Kumpulan Cerpen Lesbian Muda yang diterbitkan Institut Pelangi Perempuan tahun ...
More

Embracing online platforms in social movement

by Niken Lestari Shonda Rhimes, an American TV producer and writer, voiced many people opinion when she said that “A hashtag is not helping or change anything... a hashtag is not a movement.” (http://www.buzzfeed.com/krystieyandoli/do-hashtags-count-as-activism). Let's not throw all bad critics at her because I think many people shared her opinion. By writing this, I also want to share mine. Based on many people experience who use online platforms in the name of social justice, hashtags or any...
More