Press release, Aktivis Perempuan Adat Indonesia dalam UN World Conference on Indigenous Peoples

                          Press Release FAMM Indonesia dan JASS Asia Tenggara Kedaulatan Perempuan adalah Basis Kekuatan Masyarakat Adat dan Bangsa Indonesia   United Nations World Conference on Indigenous Peoples (WCIP) merupakan kegiatan tingkat internasional yang akan dilakukan pada tanggal 22-23 September 2014 di Markas PBB, New York, AS. JASS ( Just Associates) dan Forum Aktivis Perempuan Muda (FAMM Indonesia) akan menggunakan ruang tersebut untuk membawa suara dan usulan d...
More

Perubahan Perilaku untuk Menghentikan Kekerasan terhadap Perempuan

Oleh : Herlia Santi (Aktivis perempuan dari Rupari) Aku merasa miris ketika menemuinya. Mukanya masih biru dan lebam, kedua matanya tertutup karena bengkak, tangannya juga membiru lebam. Dengan menggunakan jari-jarinya ia mencoba membuka kelopak matanya yang bengkak ketika aku datang mengunjunginya pertama kali. Dengan susah ia menjawab salamku karena bibirnya juga biru dan terluka. Perempuan itu, NN, 28 tahun, baru dua hari yang lalu mengalami kekerasan oleh suami yang menikahinya secara...
More

Embracing online platforms in social movement

by Niken Lestari Shonda Rhimes, an American TV producer and writer, voiced many people opinion when she said that “A hashtag is not helping or change anything... a hashtag is not a movement.” (http://www.buzzfeed.com/krystieyandoli/do-hashtags-count-as-activism). Let's not throw all bad critics at her because I think many people shared her opinion. By writing this, I also want to share mine. Based on many people experience who use online platforms in the name of social justice, hashtags or any...
More

Belajar Menjadi Manusia

Oleh Maria Mustika (berdasarkan wawancara dengan Siti Harsun)   “Dari mana kamu belajar itu?” ini adalah kalimat ampuh dalam mendidik keluarganya, terutama anak-anak Siti Harsun. Kita akan memanggilnya Harsun saja, karena dia terbiasa dengan nama tersebut sebagai sapaan sehari-hari. Harsun beraktivitas dengan ibu-ibu dampingan di wilayah Salatiga yang bergabung dalam SPPQT atau bekennya Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thoyyibah. Sebagai salah satu pengurus serikat perempuan dalam S...
More

Pentingnya Landasan Hukum dalam Sebuah Pernikahan

Oleh Herlia Santi “Banyak sekali orang mau sidang cerai tadi di Pengadilan Agama, Bu,” celoteh seorang teman ketika kami berjumpa beberapa hari lalu. Di lain waktu, penulis pernah mendengar penyataan seorang narasumber pada suatu seminar, “Akibat tuntaun emansipasi wanita saat ini semakin banyak terjadi perceraian.” Penulis tidak akan membahas atau memberi penilaian siapa benar dan salah dalam hal ini. Namun mari bersama kita flashback niat dan tujuan ketika memutuskan menikah dengan pasan...
More