Press Statement to respond Discriminative Regulation on Dressing Code in Kendari City

Press Statement from FAMM Indonesia in respond to Discriminative Regulation on Dressing Code in Kendari City Currently there is a regulation No. 18 year 2014 on the establishment of Dressing Code in the Kendari City being socialized and implemented. The goal of this regulation, issued by the Mayor of Kendari, H. Asrun, is to discipline the way people of Kendari, especially women, to dress. As for what is considered as a “good dress” is clothing that cover the limbs, not transparent and no...
More

Buka dan Bicarakan Mitos!

Oleh: Alifatul Arifiati ”Barangsiapa memegang alat kelaminnya sendiri, niscaya matanya akan minus, konsentrasi hafalan menjadi buyar dan lututnya akan keropos.” Paham ini populer di kalangan pesantren. Akibatnya, banyak santri perempuan merasa malu dan berdosa saat diminta membicarakan alat reproduksi mereka. Konon, ia didasari atas cerita Sayyidina Ali bin Abi Thalib, sahabat nabi, yang memiliki tulisan tangan yang sangat indah. Konon karena beliau tidak pernah memegang alat kelaminny...
More

Kepemimpinan Perempuan Pekerja Rumah Tangga

“Sebenarnya, bersentuhan dengan gerakan perempuan adalah hal yang tak pernah terpikirkan akan jadi jalan hidup sebelumnya,” ujar Alvi, 32 tahun. Ia memulai penuturannya tentang awal mula bersinggungan dengan isu perempuan sejak beberapa kali ikut diskusi yang diselenggarakan oleh Institut Pelangi Perempuan di Jakarta sekitar tahun 2006 dan kemudian salah satu cerpennya Ketika Langit Senja masuk sebagai pemenang dalam Kumpulan Cerpen Lesbian Muda yang diterbitkan Institut Pelangi Perempuan tahun ...
More

Kebutuhan Sesuai Usia Anak

Oleh : HERLIA SANTI Kecelakaan maut melibatkan AQJ (13) dengan memakan korban nyawa 7 orang dan beberapa orang terluka, menyadarkan kita semua, apakah sudah tepat perlakuan diberikan untuk anak? Sebenarnya tidak hal aneh lagi ketika anak belum mempunyai izin untuk mengemudi ternyata mengemudikan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Itu terjadi bukan di ibukota Jakarta, akan tetapi di Pekanbaru sering kita lihat. Termasuk hingga ke desa-desa. Sudah hal jamak terjadi saat ini orang ...
More

Walking the Stepping Stone

by Niken Lestari FAMM Indonesia was born in December 2012. Previously it was JASS Indonesia and we were known with that name. So one of the challenges was to reintroduce us as FAMM Indonesia to our network. It will take time and we are using online media to make us more visible. Another challenges are related to our community of young women activists. FAMM is identifying some emerging problems in the current socio-political context experience by our members in the field. We realize that wo...
More