Reflection of Who We Are

On 10-11 December 2015, FAMM-Indonesia supported by JASS organized a reflection on our work for the past 3 years. It was 2-days intensive meeting attended by management team and sub-national representatives and facilitated by Valerie Miller, our friend from JASS and Coady Institute. We also had Chan Kunthea from JASS-SEA who helped with minutes of the meeting. We asked ourselves about our works in our organizations and how it contribute to FAMM-Indonesia work. Below is the summary of our disc...
More

Melawan Kekerasan dengan Membangun Ruang Aman

27 September 2015 menjadi momen yang tak terlupakan bagi Wara Aninditari Larascintya Habsari atau yang sering dipanggil Ayash. Dia dihubungi oleh Ketua Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta Timur untuk mengisi kelas advokasi berbasis gender. “Aku sempat deg-degan karena dia bilang pelatihan ini untuk memberi landasan pengembangan kajian perempuan oleh kader Muhammadiyah," ujarnya. Acara yang digelar selama 3 hari ini diberi judul "Konstruksi Jati Diri IMMawati: filterisasi terhadap kapitalisme globa...
More

Mantap menjadi organisator bersama FAMM-I

Mungkin tidak banyak orang yang mengetahui tentang penyakit kaki gajah atau filariasis. Penyakit ini umumnya terjadi di wilayah tropis. Provinsi Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah merupakan daerah endemik filariasis. Penyakit ini disebabkan oleh cacing Filaria yang ditularkan melalui beberapa jenis nyamuk. “Meskipun bukan penyakit yang mematikan, namun bersifat menahun dan penderitanya sering mengalami stigma dan menghambat produktivitas,” ujar Midha yang aktif melakukan pengawasan terhada...
More

Kami Bukan Malaikat, Kami Bukan Penjahat

Oleh: Maria Mustika Menjadi perempuan yang feminis Bagaimana kita berbicara mengenai seksualitas kita sebagai perempuan? Tentu saja sulit sekali. Kata seks memiliki konotasi porno nan jorok dan membicarakannya menjadikanmu berpikiran jorok. Dengan alasan itulah perempuan ditabukan membahas (bahkan) seksualitasnya sendiri, dilarang membicarakan kelamin sendiri. Karena perempuan yang suka dengan “seks” adalah perempuan murahan dan tidak bermoral. Minimal, itulah yang dipercaya dalam masyarak...
More