Kebutuhan Sesuai Usia Anak

Oleh : HERLIA SANTI

Kecelakaan maut melibatkan AQJ (13) dengan memakan korban nyawa 7 orang dan beberapa orang terluka, menyadarkan kita semua, apakah sudah tepat perlakuan diberikan untuk anak?

Sebenarnya tidak hal aneh lagi ketika anak belum mempunyai izin untuk mengemudi ternyata mengemudikan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Itu terjadi bukan di ibukota Jakarta, akan tetapi di Pekanbaru sering kita lihat. Termasuk hingga ke desa-desa.

Sudah hal jamak terjadi saat ini orang tua dengan sengaja memberikan benda-benda yang belum saatnya diberikan untuk anak mereka sesuai dengan usianya. Orang tua sering membelikan telepon seluler berkamera bahkan smartphone pada anak usia 7 atau 8 tahun.

Mereka juga sering membelikan kendaraan roda dua saat anak lulus SD atau SMP. Orangtua juga sering memberikan laptop dengan akses internet tidak dikontrol. Ini kurang tepat. Anak bukan tidak boleh dibelikan alat komunikasi atau dibelikan kendaraan atau dibelikan laptop. Akan tetapi, haruslah disesuaikan dengan tingkat tumbuh kembang anak atau dengan perkembangan emosional serta tingkatan usianya. Tugas kita menyediakan lingkungan yang aman untuk tumbuh kembang mereka.

Ada banyak teori tentang tingkatan tumbuh kembang anak, namun secara sederhana perkembangan anak dapat dikelompokkan menjadi : tahapan awal perkembangan anak, tahapan sebelum sekolah, masa sekolah dan masa remaja.

Setiap anak akan mempunyai kebutuhan, keinginan dan harapan berbeda pada setiap tahapan itu. Orangtua perlu mengenali apa yang dibutuhkan anak pada setiap tahapan itu. Pemenuhan kebutuhan yang salah akan berakibat tidak baik kepada anak.

Misalnya, pada usia awal sekolah, anak sudah diberikan kendaraan bermotor, padahal usia mereka belum diizinkan mengendarai kendaraan. Jika dipaksakan, maka akan berakibat fatal dan mengakibatkan penderitaan pada dirinya dan orang lain.

Anak memiliki dunia sendiri dan harapan-harapan sendiri. Walaupun orangtua memanjakan dengan menyediakan benda yang mewah, hadiah atau fasilitas apa saja, namun anak-anak belum tentu membutuhkan hal itu.

Bukankah Konvensi Hak Anak sudah mengingatkan kita untuk memberikan sesuatu kepada mereka sesuai dengan usianya. Demikian juga dengan UU Perlindungan Anak mendorong kita memberikan sesuatu sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak.

Mulailah mengenali usia dan perkembangan anak anda sebelum anda memutuskan memberikan sesuatu sesuai dengan usia dan perkembangannya.

Pernah dimuat di Tribun Pekanbaru edisi 16 September 2013

Foto: http://www.hargasmartphone.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *