Perjalanan FAMM Indonesia

Perjalanan FAMM Indonesia dimulai dari sebuah lembaga bernama Just Associates atau lebih populer dengan singkatan JASS,sebuah asosiasi aktivis global yang fokus pada upaya memperkuat gerakan perempuan diberbagai belahan dunia (lihat website www.justassociates.org). Hingga saat ini JASS berada di wilayah Amerika Latin wilayah tengah, Afrika wilayah selatan dan Asia Tenggara, dimana para aktivis perempuannya telah memulai mengembangkan program untuk penguatan gerakan perempuan yang diberi nama Movement Building Initiative (MBI). Di wilayah Asia Tenggara, JASS dengan dimotori oleh Nani Zulminarni dan Dina Lumbantobing memulai MBI untuk Feminis Muda di wilayah Indonesia dan Timor Leste, dan saat ini JASS SEA membangun gerakan akar rumput perempuan di Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Thailand, Burma dan Kamboja.

JASS memulai lokakarya refleksi dan revitalisasi gerakan perempuan dan feminis muda di Indonesia sejak 2007 hingga sekarang. Hingga saat ini alumni MBI yang bergabung dalam komunitas aktivis perempuan akar rumput sejumlah 117 orang dari seluruh Indonesia yang terbagi dalam 4 sub-nasional (Jawa, Bali dan NTB; Sumatera; Kalimantan; Sulawesi, Maluku, NTT dan Papua/SULMANTAP). Pada tahun 2008, kegiatan JASS di Indonesia dikembangkan dengan melaksanakan Dialog Lintas Generasi yang akhirnya menjadi salah satu ciri khas JASS di Indonesia dan telah dilaksanakan sebanyak enam kali.

Setelah melaksanakan kegiatan selama empat tahun, beberapa alumni MBI berkumpul dalam Refleksi Tahunan pertama JASS di Jakarta pada tahun 2011. Dalam pertemuan ini disepakati nama JASS Indonesia serta dipilih salah seorang alumni MBI untuk menjadi koordinator nasional. Pada pertemuan ini disepakati adanya Core team yang berperan sebagai motor penggerak kegiatan di tingkat sub-nasional. Refleksi tahunan ini dilaksanakan sekali lagi pada tahun 2012 untuk melakukan evaluasi terhadap proses kegiatan selama 2011 dan membuat program kerja setahun ke depan yang mampu memperluas pelibatan alumbi MBI dan memperjelas pemetaan kemampuan alumni.

foto-2
Pada tanggal 14-18 April 2012 JASS Cross Regional mengadakan strategic meeting di Istanbul, Turki, dengan tema “JASS: Landing the Helicopter”, pertemuan ini untuk menanggapi hasil evaluator eksternal yang telah dilakukan di tiga wilayah JASS yaitu Amerika Latin wilayah tengah, Afrika wilayah Selatan dan Asia Tenggara. Hasil evaluasi tersebut semakin menyadarkan adanya perbedaan pemahaman mengenai apakah itu JASS dan bagaimana JASS berperan. Hal itu berdampak terhadap bagaimana JASS dapat menjalankan peran serta memengaruhi visibilitas dari kerja-kerja JASS selama ini. Sehingga dirasakan perlu untuk berkumpul, mengambil nafas dan menata kembali peran dan tanggung jawab JASS yang selama ini sudah dilakukan. Dalam pertemuan ini pertanyaan bagaimana sistem kerjasama antara alumni MBI dengan JASS mulai muncul.

Pertanyaan sistem kerjasama dengan JASS diperdalam dalam pertemuan refleksi JASS SEA di Kamboja April 2012. Dalam kegiatan ini akhirnya disepakati bahwa sistem yang paling ideal untuk dijalankan adalah sistem kemitraan dengan memberikan akses seluasnya bagi alumni MBI untuk membentuk komunitasnya sesuai dengan kebutuhan dan memiliki kekhasan nama dari kelompoknya. Menanggapi hal ini Core Team empat Sub Nasional yaitu Vivi Marantika (SULMANTAP), Reny Hidjazie (Kalimantan), Siti Noer Laila (Sumatera) dan Maria Mustika (Jawa, Bali dan NTB/Koordinator JASS Indonesia) bersama dengan Nani Zulminarni dan Dina Lumbantobing mengadakan pertemuan di Jakarta tahun 2012dengan tujuan mempersiapkan sebuah Pertemuan Nasional alumni MBI se-Indonesia dari seluruh angkatan untuk menyikapi perubahan yang ada dan membawa komunitas ini menyesuaikan dengan berbagai perubahan yang terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *